Marketing PR, Ini yang Perlu Team Marketing dan Team PR Ketahui

Ingin tahu bagaimana PR dan Marketing dapat bekerja bersamaan? Terdapat kebingungan apakah PR adalah bagian dari Marketing atau PR merupakan fungsi independent? Seberapa jauh keduanya berbeda satu sama lain? Atau apakah ada garis tipis antara keduanya?

Kita semua telah membaca definisi pada buku teks tentang perbedaan antara keduanya: Marketing mendukung penjualan melalui iklan, sedangkat PR mendukung pembentukan brand melalui media.

Jika dijabarkan, peran Marketing, PR, dan Sales dalam Pengembangan Bisnis adalah:

• Peran PR dan media secara umum (termasuk media sosial) adalah untuk membangun keterlibatan dengan audiens, menciptakan kesadaran dan membangun pemikiran
• Peran Marketing adalah membuat orang terhubung dengan brand. Menurut Phillip Kotler, "Pemasaran adalah ilmu dan seni menjelajahi, menciptakan, dan memberikan nilai untuk memenuhi kebutuhan target pasar dengan keuntungan.”
• Tujuan penjualan adalah untuk membuat orang terus membeli produk

Di era Digital Disruption, kita dapat melihat bahwa batas Marketing dan PR sudah mulai buram dan brand sudah mulai menggunakan strategi pemasaran terpadu. Komunikasi Terpadu secara luas berlaku untuk organisasi sebagai kelompok kolektif, bukan hanya bisnis; dan publik mencakup berbagai pemangku kepentingan yang berbeda.

Sebenarnya, Anda tidak dapat melakukan pemasaran tanpa berinvestasi di PR, dan Anda tidak dapat melakukan PR tanpa pemasaran. Tujuan akhir, yaitu menjual produk dan membuat orang menyukai perusahaan merupakan hal yang saling terkait.

Di banyak perusahaan, Marketing, PR, dan komunikasi semuanya terintegrasi bersama di bawah satu departemen untuk efisiensi dan skalabilitas organisasi. Akibatnya, orang cenderung mengaitkan Marketing dan PR. Keduanya berperan untuk menciptakan komunikasi dengan calon pelanggan dan keduanya diperlukan untuk menjaga proses penjualan tetap berjalan. Perusahaan dengan PR namun tidak memiliki strategi Marketing, sama dengan memiliki toko tanpa display dan hanya kasir di ujung lorong. Sebuah perusahaan dengan Marketing namun tidak memiliki PR, sama dengan memiliki toko yang tidak diketahui orang. Keduanya perlu berjalan efektif.

Penting bagi perusahaan Anda untuk memiliki nama baik di hadapan publik, dan jika masyarakat tidak terkair dengan brand Anda secara keseluruhan, mereka tidak akan membeli produk Anda. Anda mungkin perlu bekerjasama dengan PR agency atau mungkin juga tidak perlu, tergantung besar bisnis Anda dan seberapa banyak waktu luang yang Anda miliki.

Annisa Aprilliana P
Advo Indonesia public relations agency consultant Jakarta Indonesia
Recommendation
Comment


Evosivy
Jun 05, 2021
<a href=http://priligyset.com/>onde comprar dapoxetina no brasil